Sederhana dalam bersikap, kaya dalam berkarya
RSS
Tampilkan postingan dengan label CerpenKu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CerpenKu. Tampilkan semua postingan

Wisma Kata

Wisma Kata



Mentari beranjak keperaduannya, disambut semburat jingga yang terbentang dikanvas langit.Gumpalan gumpalan awan seperti kapas tersebar diseluruh permukaan langit, tak lepas rasanya mengagumi karya indah Sang Maha Agung. Senja masih sama, membawa warna menjadi pelangi yang menemani seorang gadis dan seorang pemuda dalam kesendiriannya.

Kilau magis senja tiba-tiba hadir menggamit tangan keduanya. Tatap mata pun menyatukannya pada indah senja di wisma tak berpintu.

“Aku hamil!” kata gadis itu dengan tatap manja. Ia mencoba menyembunyikan wajahnya yang nampak bersemu merah.“Kamu harus bertanggung jawab, sayang” katanya lagi seraya memandang wajah kekasih dihadapannya.

Masih saja hening, sementara sang bayu begitu sibuknyabercumbu dengan tirai-tirai yang menjuntai.

“Tapii..sayang,” kekasihnya menjawab lirih, tapi jawaban belum jelas. Ia mulai jengah dengan sang bayu yang jugamenggodanya, membuat dingin kulit dan tangannya.

“Tapi kenapa, sayang?” tanya si gadis

“Dengan jarak yang kesekian ribu, mana mungkin aku.... ”

“Iya. kita tak pernah bertemu muka aku tahu. Tapi aku bener-benar sedang hamil dan itu karenamu...” tukas gadis itu sebelum kekasihnya menyelesaikan kata-katanya.

“ Tapi...” jawab kekasihnya terpatah, fikirannya pun kian kalut. “ baiklah. Apa yang terjadi, aku akan bertanggung jawab, sayangku ” jawabnya seraya melemparkan senyum kecut pada gadisnya.

Terlihat rona kemerahan bersemu bahagia diwajah si gadis. Kemudian ia berkata: “Sayang, rasamu menghamiliku, sehingga janin tumbuh subur dalam rahim rasaku, dan pada akhirnya lahirlah bermacam rasa: manis, pahit, sedih, bahagia, begitu sempurna. Begitu besar debur ombak, begitu berdesir padang pasir, dalam dada kita ada hasrat yang begitu membara, ingin memiliki untuk selamanya, engkaulah harapanku dan tujuan pelabuhan hatiku”Pandang wajah bertemu dalam hayal, senyum manis dari dua insan berlainan jenis semakin merekah, merekah hingga membuncah meledakkan bunga-bunga bahagia diwajah mereka berdua.

“ ha,,ha,,ha,,” sejoli itupun tertawa lepas.

“ Sayang, kamu buat suasana sungguh mengerikan. Aku seolah terpidana yang siap untuk digantung. ”

perlahan namun pasti mereka berdua berpeluk, dekapan semakin erat, tergenggam jemari hati. Tak terasa air mata menetes, membasahi cinta mereka berdua.

“ Besok aku datang melamarmu.” Ujar lelaki itu tersenyum sambil melipat-lipat jarak hingga bentangan itu tak lagi ada.



The End

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Cahaya Muram

Bantal tlah ikut basah.
Bukan karena atap rumah yang rusak hingga air hujan menembusnya
Musim memang tak bisa ditebak
Saat siang mentari terang panas membakar
Dan ketika senja guntur menggelegar
Entah,puncak mana yang berhasil disambar kilat
Dan malam tiba menata hati yang terkoyak berupaya tegar
Ini episode kesekian tentang perasaan perempuan
Sedalam apapun kugali kubur dan menimbun dng ketebalan maksimal
Tetap saja tajam cakar mampu tuk menggalinya
"aku tak berguna tak peka terhadap sebuah perasaan,selama ini yang aku pikirkan hanya perasaanku"
"lantas apa yang akan terjadi sesudah ini"sorot mata penuh tanyaku membuatnya kesekian kali berfikir
dan aura hanya diam
"aku akan baik2 saja.yut.kau kini tau seperti apa diri ini dan kamu harus belajar dari senua ini aku tak mau kamu menyesal,perasaan ini sangat menyesak,kau harus memperjuangkan hatimu,jangan berbuat bodoh seperti aku"
Saat kembali kupandang wajah sayu dihadapanku adalah pedih yang terasa
"sabar yah Ra,bahwa jodoh itu ada ditangan Tuhan,,"hanya itu kata yang bisa kusampaikan.

menyarankanya bersabar?menasihati agar bersabar?sedangkan aku sendiri belum tentu sekuat dia,kalau saat ini kuterima undangan pernikahan apa yang terjadi pada diriku
padahal dulu pun hujan deras bercucuran,,munafikk ini yang aku katakan,selalu terjadi namun jera tak pernah ada
hmmmmm,,,,

"Ra,,,liatlah pesan terkasih yang kukirim buat my brother n my sister ,yang aku inginkan sama yang aku inginkan terhadapmu,hidup bahagia dan saling melengkapi,bersabar"kataku
"yahh km bisa dibilang sok dewasa..heheheh"jawab aura,,dan kini kuliat auranya kembali berseri
"iya sih aku sok dewasa..kukatakan lupakan yang telah lalu yang terbaiklah yang harus km pilih,,naaaaa,,,buat kamu juga dan kita saling menasehati ini adalah hiasan perjalanan"

aku rasakan bahagia dan damai melihatmu tersenyum
juta ataukah milyaran kebahagiaanmu
ku ingin engkau selalu begitu
meski kini sendiriku
yahhh sendiri dalam mayaku
Hari ini tak kutampakkan cintaku di layar monitormu.
jangan heran, karena aku beranjak hendak meninggalkanmu.

hadapi kenyataan ini, cinta di dunia maya tak kan terujud.
karena kita masih di lalui jarak dan waktu
bahagia kita cuma hanya ada di line telfon
selebihnya singgungan senyummu slalu menyertaiku kemana aku pergi

biar aku mengalah, karena tak yakin sentuhan sayang tak kaurasakan
kasih yang kau harap, tak akan bisa kuungkap walau semua kata kita sepakati di cyber sana

nikmatilah hari-harimu di dunia nyata ini
dan cepatlah lupakan bayangan dan semua cerita indah kita dulu.

sesaat lagi, aku kembali menjadi seorang pengembara alam maya
yang tak kenal akan kasih dan sayang
menjauhi mu, di teluk kerinduan sana, dengan hati berharap akan ada
suatu keajaiban

ijinkanlah?
lepaskanlah?
Cerita cinta yang indah, lebih terasa di alam nyata
Nikmati apa yang kita rasa,walaupun itu sebuah fatamorgana

Semua kata indah yang pernah kita ukir
Hanyalah simpanan kata di file yang terakhir
Biarkanlah aku mendahului, lepas dari bayangmu
Biarlah keyboard dan line telfon, bukti bahwa kita pernah bersama
Setidaknya di alam maya ini?.

bisakah aku????

bisakah aku??????

jaga cintamu kawan


add media laen

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Layang-layang

Cerita yang dulu,aku menyukai layang-layang seperti lelaki saja.layang-layang,aku nggak tau bagaimana membuatnya.dengan tangan kecilku kuambil buluh dan kucoba merautnya,meski sulit untuk tangan mungilku.buluh tiba-tiba menggores tangan kecilku
"ibuuuu.."teriak kecikku menahan sedikit sakit. "ya ndok"suara keras ibu karena terkejut,ibu berlari kearahku,dengan ketela yang masih ditangan,yang ibu ambil dari ladang pagi tadi.
"ndok,tanganmu berdarah"ibu terlihat panik,tangan kecilku diraihnya
"ibu,saya nggak nggak sakit"kataku
"ibu harus membalut lukamu,agar darah berhenti ndok,pasti cepat sembuh"jawab ibu,
tak henti nya aku melihat ibu,membalut lukaku.rasa sakit pun seperti tak pernah hadir.tapi kulihat air dibola mata ibu.
"ibu,ada air dimata ibu,ibu sakit ya???"tanyaku,masih terus berfikir apakah ibu sakit.dan mengapa ibu menangìs.
"ibu tidak sakit ndok,ini air mata yang keluar karena bahagia melihatmu baik-baik saja"
"ibu,saya menangis kalo sakit,ibu jangan sakit ya"lalu kuambil sapu tangan kecil dari saku celanaku.ibu membelikan waktu panin raya kemarin.kuusap air mata ibu yang belum juga berhenti mengalir.
"ibu,maafkan aku,,,,,"kupeluk erat ibuku,tak pernah ingin berpisah.
"ndok,layang-layang terbang tanpa sayap,dan kamu ndok,burung kecilku ,kelak dewasa sayap-sayapmu mengepak jauh menjelajah dunia,dan ingatlah kelak untuk kembali pulang"lirih kudengar suara ibu,seperti dongeng sebelum tidurku.

***
Sekarang,tangan yang mulai keriput yang selalu kurindukan,belainya pada tiap helai rambutku begitu jauh.senyumnya hanya bisa kudengar,tak bisa ku lihat.aku yang sekarang selalu menitik air mata karena merindunya,panin raya pun tak lagi bìsa ikut merasakannya,tanah liat untukku bermain tak ada lagi,sapu tangan pun sudah berbeda,layang-layang tak kulihat lagi tinggal langit berasap hitam dinegeri ini,kerikill bak pisau nun tajam terasah.perih mengiris nadi.maki nan kian basi.disini aku kokohkan sayap-sayapku menerobos dalam gelap,menghertak pekat dan aku tau ini bukan negriku,bukan negeri ibuku,bukan pertiwiku.pergiku bukan karena benciku,pergiku adalah karena cita,harapan.
"ibu,sayapku telah begitu jauh membawaku,tunggulah aku untuk kembali berpeluk mesra denganmu,menyeka rinai hujan dipipimu dan merubahnya menjadi senyuman,dekatku dengan surgaku,dekatku dengan ibu"

semoga Allah selalu menjaga ibu,amin


bilik rantau/iyut acn/09052010/posting note fb

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Rimbunya Bunga Mimpi

Malam kian beranjak naik,gelap semakin meraja dan berat beban terbawa pada dunia yang teramat jauh dan terasa sangat terasing.banyak rupa yang aku lihat dan sekejap saja aku sudah datang pada acara walimahmu,melihat bahagia yang terpancar dari wajahmu yang kucinta,dan ditanganmu tergenggam erat cintamu.
"semuga engkau bahagia bersama cintamu"bisikku lirih
tangisku pendam dalam dalam,hancur terasa hati ku kian parah,hingga akhirnya aku benar tak bisa bertahan ditempat itu ,aku menjauh dan menjauh semakin jauh dari istana bahagiamu,mengalir deras air mata yang terpendam ,ku berjalan pada suram lorong tanpa cahaya disana ,begitu mencekam dan yang terdengar hanya suara tangis dalam hatiku hingga akirnya kurasakan sakit pada jejakan kakiku,sakit sekali duri tlah melukaiku dan perlahan memulihkan kesadaranku sedikit demi sedikit dan akhirnya aku terbangun dari mimpi ini,masih tersisa basah pada sudut mataku menagisi sebuah mimpi,Astagfirulloh hal'adzim"

***

"Ra,aku dah selesai membacanya"kataku
"itulah mimpiku semalam yut "sahut Aura
"mimpi hanya bunga tidur Ra ,tak usah terlalu dipikirkan.dan kelak hal itupun pasti terjadi Ra.karena kamu pun sudah tau"jawabku sambil kukembalikan diary yang sudah terbaca olehku
"makasih Ra udah mau berbagi cerita denganku"
"karena aku membutuh kan teman untuk bercerita yut."jawabnya
"Meskipun ini hanya sebuah mimpi aku menginginkan teman untuk curahat,iya khan?,eh iya aku ingat artikel yang pernah aku baca"
"iya,hmmm artikel apaan sih??tanyaku
riak wajah tenang aura kembali berbicara"ini tentang mimpi itu tadi yut.
kemudian diambilnya catatan yg ada dalam tas nya
dan aku baca kata perkata yang ditulisnya
"Dari Abu said al Khuddriy Ra,bahwasanya iamendengar Rosululloh bersabda:"apabila salah seorang diantara kalian bermimpidengan impian yang disukainnya maka sesungguhnya impian itu dari Allah Ta'ala oleh karena itu hendaknya ia memuji kepada Allah dan menceritakanya kepada orang laen"
"lha terus mimpimu itu termasuk mimpi indah apa jelek ya???..
"menurutku mimpi ini adalah pengajaran bagiku agar suatu saat kelak dengan hati lapang bisa menerima kenyataan,semoga dia benar benar memperoleh kebahagiaanya ,amin"jawab aura
"mantap dehh jawaban kamu ra..trus bagaimana kalo tentang mimpi buruk??
"baca lagi yut ada disitu"jawabnya
"dalam riwayat lain dikatakan:"jangan ia menceritakan impian itu kecuali kepada orang orang yang disukainya."Dan apabila ia bermimpi dengan impian yang tidak disukainya maka sesungguhnya impian itu dari setan,maka hendaklah ia berlindung diri dari kejelekan impiannya dan janganlah ia ceritakan impian itu kepada siapapun juga,karena impian itu tidak akan membahayakan dirinya,"(HR .Bukhori dan Muslim)
"hmmm,,,paham tapi gak ngerti ra,rimbun mimpi yang memiliki banyak arti"
"wealah sastranya keluar lagi"sahutnya sambil tersenyum
"ra aku mau nyanyi,,,,semalam aku mimpiiiii ,mimpi buruk sekali,kutakut berakibat buruk pula baginya,,,,"
"eitz stoooooppp suaramu buruuuukkk banget"kata aura sambil membungkam mulutku
"huft kamu ra"kataku jengkel
"semalam aku mimpiii indaaaaahh,,,,,,suaraku emang buruk ra"kataku
akirnya dan kami hanya tersenyum menikmati arti kebersamaan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Butir Bening Mutiara

Maghrib berkabut sudah
terlewat..
Disenja
kecemasan,ketakutan
pada kesendirian
tangis itu tak terdengar..
Hanya mata yang
sebening kaca..
Ada dada yang sangat
sesak disudut ruang..
Ada galau hati yang tiba
tiba menyemak..
Bibir terkatup dalam
gelora kesedihan..
Harusnya tak ditampak
kan kesedihan karena
kehilangan..
Angin berdesir pelan
namun mampu
menggigilkan
persendian..
Luruhkan daun daun dari
ranting..
Terpandang sekilas
gugusan samar
pegunungan..
Sudut kota yg tinggalkan
kesakitan..
Menitik lagi dua butir
bening mutiara..
"kau pikir mudah melupakan seseorang..inilah yang tak semua orang bisa lakukan" "dan lagi bagaimana mungkin kau bisa merasakan kehilangan mereka sebab kau selal berada dihati mereka.mungkin merekalah yang akan merasa kehilanganmu saat kau dekat dengan yang lain"kata Aura tak lagi bisa disangkal
"denger..tak ada alasan menutup hari dengan tangisan"kataku
"sayang sekali..bukankah justru ini hal yg terbaik.tiada hubungan,tiada komunikasi,tak lagi menyita pikiran,tak perlu memintal harapan"kata hatiku dalam resah "tapi nyatanya tidak..karna perasaan gak bisa dibohongin.gelisahmu dalam harap dan cemas.untaian istighfarlah yang akan menjadi penawar hati"mutiara kata aura yang selalu menyentuh.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS