Sederhana dalam bersikap, kaya dalam berkarya
RSS



Telah terbit di LeutikaPrio!!!

Judul : Wujudkan Mimpimu: Sebuah Episode Pengamen
Penulis : Ceko & Pemenang Lomba FF Pengamen Cinta
Tebal : viii + 165 hlm
ISBN : 978-602-9079-54-8
Harga : Rp 38.700,-

Sinopsis :

Hingga kini, terwujud sudah antologi flash fiction: “Wujudkan Mimpimu: Sebuah Episode Pengamen” yang berisi 50 karya penulis terpilih. Plus sebuah flash fiction yang diadaptasi dari cerita pementasan teater “Wujudkan Mimpimu” yang diperankan oleh Anak-anak Komunitas Tol Pasteur di bawah naungan Ubuntu Theatre Organization, ‘mainteater’, dan Yayasan Bahtera.

Barisan huruf, rangkaian kata, dan kalimat dalam buku ini seolah bukan hanya bentuk visual bacaan inspiratif, namun akan terasa berubah menjadi audio berbentuk rangkaian nada-nada mayor-minor. Seperti saat mendengarkan para musisi jalanan menjual suaranya, apakah akan kita dengarkan atau abaikan begitu saja?

“Buku yang inspiratif dan humanis. Kisahnya pendek-pendek, namun menghentak, menghunjam rasa kemanusiaan, membangun empati pada orang-orang yang terpinggirkan, sekaligus pembangkit semangat. Bahwa harapan itu selalu ada. Layak dibaca oleh para pejuang kehidupan.”
(Tethy Ezokanzo, penulis lebih dari 25 buku)

Ps : Buku ini sudah bisa dipesan sekarang via website www.leutikaprio.com, inbox Fb dengan subjek PESAN BUKU, atau SMS ke 0821 38 388 988. Untuk pembelian minimal Rp 90.000,- GRATIS ONGKIR seluruh Indonesia. Met Order,all!!

1. Sebuah Episode Pengamen - Dewi Irianti

2. Di Bawah Rinai Hujan – Riawani Elyta

3. Ketika Laut Jatuh Cinta – Yuridista Putri Pratiwi

4. Peluk Kitaro – Diannafi

5. Pengamen Tiga Masa – Santi Nugroho

6. Binar – Naya Latief

7. Sebening Luka – Yazmin Aisyah

8. Si Ujang – Devina Listasari

9. Malaikat Itu Mati Dibunuh – Abdillah Putera Siregar

10. Rahasia Adrian – Lia Herliana

11. Kamuflase – Alisa Aja

12. Dendangan Nada – Rurin Kurniati

13. Sebait Kidung Kakek – Diba Azzukhruff

14. Kotak Amal Pengamen Cilik – Lara Ahmad

15. Pengamen Cilik Dan Anjingnya – Ragil Kuning

16. Tirani Kehidupan – Novyarini

17. Bintang Tak Tersentuh - Wicha Spicca Breeze

18. Dokter Pengamen – Haya Najma

19. Cintaku Kembali – Rihan Alveo

20. Beutifull Winter Songs – Aura Aurora

21. Cinta Pengamen Jalanan – Fuan Fauzi

22. Fragmen Kecil Dengan Pengamen Itu – Tsuraya Widuri

23. Cinta Sunyi Di Tepian Serayu – Mukhanif Yasin Yusuf

24. Dawai Cinta Untuk Fatima – Rouzix Az-Zahra

25. Hadiah Terindah Dari Pengamen – Karina Anggara

26. Halte – Lusi Apriyani

27. The Touched Pengamen I Ever Met – Visya Blue

28. Harmoni Cinta – Arif Zunaidi

29. Bokong Si Pengamen – Amanda Ratih Pratiwi

30. Lagu Cinta Untuk Ratna – Richa Miskiyya

31. Lagu Cinta Untuk Ulang Tahun – Desi Sachiko

32. Lamaran Seorang Pengamen – Naqiyah Syam

33. Pengamen Dan Kesedihannya – Esa Wibowo

34. Cinta Dua Puluh Ribu Perak – Rofiq Hasansah

35. Mr. Cepek – Pik Parwati

36. Ketika Prajurit Bernyanyi – Upik Supriyanti

37. Cerita Nasi Bungkus – Mieny Angel

38. Mimpi – Yuliana Indriyani

39. Dia Adikku – Nurus Sa’adah

40. Nyanyian Pelangi – Dila Saktika Negara

41. Oh… Asisten Dosenku – Riana Yahya

42. Pelangi Di Atas Jambore – Hasudungan Rudy Yanto Sitohang

43. Pengamen Di Taman Victory – Zita Elross

44. Sewa Kontrakan – Widya Rosanti

45. Sweet Couple On The Bus – Selvy Erline S

46. Sweet Dream Or Nightmares? – Tuti Sitanggang

47. Nafas – Sanchia Surya

48. Nyanyian Lima Ratus Rupiah – Aulia Izzati

49. Irama Persahabatan – Prima Citra Devi

50. Di Bawah Terik Mentari Terselip Cinta – Rosita Dani

Alhamdulillah, ada tulisan saya masuk. Yang sebenarnya bukan fiksi tapi nyaera sendiri di suatu pagi di musim ding. Cer nyata saya lihat dan saya rasak. tulisan ters ditul dengauH saya C-600. Ternyata tidak ada yang

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Oci dan Kamus Ajaib

Siang itu, Oci nampak sibuk di ruang belajarnya. Seperti biasanya setelah pulang sekolah ia ganti baju, makan siang setelah itu barulah mengerjakan PR. Oci mengerjakan tugas-tugas sekolah tanpa menunggu disuruh orang tuanya karena mereka setiap hari bekerja, di rumah hanya ada pembantu rumah tangga, seorang wanita separuh baya yang telah bekerja selama bertahun-tahun.
Raut muka Oci tiba-tiba berubah, berkali-kali dia buka tutup lembar bukunya. Adaa kesulitan dalam mengerjakan PR.
''Bibiiiiiiiii.......!!!!!'' Oci tiba-tiba berteriak sekeras-kerasnya memanggil Bibi. Sementara bibi yang sedang asik mendengarkan tembang jawa kesukaannya pun sangat terkejut.
''Iiiiii.....iii....iii...yaaaaaaaa....'' jawab Bibi seraya tergopoh-gopoh menuju kamar Oci. ''Waduuhhhh...Adek, kenapa teriak-teriak sih. Bikin jantung Bibi copot. Bibi kira ada bahaya,'' ucap Bibi setelah melihat Oci baik-baik saja.
''Oci kira Bibi lagi di dapur, kalau pelan khan nggak dengar.''
''Ingat pesan Mama dan Papa nggak? Kalau memanggil siapa pun, mendekatlah. Nggak boleh teriak-teriak. Nggak baik. Nggak sopan.''
''Maaf Bi,'' jawab Oci, ia menyesali sikapnya barusan.
''Iya nggak pa-pa Dek, lain kali nggak boleh kaya gitu. Bahaya, kalau Bibi kaget terus pingsan pasti Adek yang bingung. Iya khan?'' ucap Bibi sambil membelai kepala Oci yang hanya menganggukkan kepala. ''Ya sudah, ada apa panggil Bibi?''
''Bi, Oci ada PR bahasa Inggris yang rumiiit sekali. Apakah Bibi bisa bantuin Oci?''
''Waduh...bahasa inggris? Bibi belum pernah belajar bahasa Inggris, jaman Bibi muda nggak banyak yang bisa sekolah tinggi. Beda dengan jaman sekarang, anak-anak sudah pinter semua. Kalau nanyain resep makanan, pasti Bibi tau.'' ucap Bibi yang membuat Oci tertawa.
''Hihihi..Bibi mengapa tidak sekolah tinggi?'' tanya Oci.
''Karena biaya sekolah mahal, jadi uangnya untuk biaya makan sehari-hari. Beruntunglah Adek sekarang bisa sekolah, jadi harus rajin belajar, biar Papa dan Mama bangga. Eeehhh....iya. Coba telpon Mama ya, mungkin bisa bantu Adek. Tapi nggak boleh lama-lama karena Mama lagi kerja.''
Oci menggangguk tak lama kemudian Bibi mengambilkan telephone dan menyerahkannya pada Oci.
Beberapa saat setelah mengucapkan salam pada Mama, Oci pun menceritakan permasalahannya.
''Adek kerjakan dulu soal yang mudah dan untuk yang sulit nanti Mama bantu setelah pulang kerja. Maaf ya sayang.'' jawab Mama.
''Iya deh, nggak pa-pa Ma. Boleh Oci minta sesuatu, Ma?''
''Oci ngomong dulu mau minta apa,'' jawab mama lembut.
''Oci minta dibelikan kamus bahasa Inggris, yang lengkap. Biar nggak susah ngerjain PRnya Ma.'' itulah permintaan Oci yang sederhana, tapi sangat bermanfaat untuk proses belajar mandiri.
''Insya Allah Oci, nanti sepulang kerja Mama beliin ya. ''
<;br>
Sore harinya, Oci sangat gembira saat Papa dan Mama pulang. Tapi tak lama kemudian wajahnya terlihat murung. Papa dan Mama pulang tak membawa kamus yang dia inginkan, hanya membawa tas kerja.
''Eh....anak Papa kok cemberut ya? Senyumnya yang manis ke mana ya?'' kata Papa sambil memandangi wajah Oci. Oci hanya terdiam.
''Ada apa, Sayang?'' tanya Papa lagi.
''Karena Papa dan Mama lupa beliin kamus buat Oci. Kamus itu penting sekali Pa.'' akhirnya Oci mengungkapkan kekesalannya.
''Ayah inget kok.'' jawab Ayah. Ia kemudian merogoh saku jas kerjanya dan mengeluarkan sesuatu, sebuah kotak kecil lalu Papa pun membukanya,''Tereeeeennnngggg....ni dia kamus untuk anak pinteeerrr!''
''Oci minta kamus, bukan kalkulator Pa,'' jawab Oci setelah melihat barang yang menyerupai kalkulator itu.
''Nah, coba Oci dengar ya,'' Papa kemudian menekan huruf-huruf yang ada pada alat tersebut, setelah selesai dia tekan enter, '' I LOVE YOU'' terdengar suara nyaring dari alat tersebut dan Oci melonjak kaget.
''Apa itu Pa?'' tanya Oci.
''Ini namanya kotak ajaib dari Papa. Heheh...hmm..kamusnya bisa ngomon,g Alat ini dinamakan kamus elektronik. Kamus elektronik adalah kamus yang berbasis komputer yang bisa dibawa kemana-mana karena ukurannya yang kecil. Jadi Oci nggak kerepotan. Dilengkapi dengan alat pembaca CD-ROM untuk menambah perbendaharaan katanya, serta mampu berfungsi untuk pengecek ejaan(spelling-checker). Sudah diprogram bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, keren khan, Sayang?''
''Biar anak Mama pinter.'' timpal Mama yang dari tadi hanya mendengarkan.
''Iya.. Hihihi...Maafin Oci ya sudah marah-marah. Terimakasih Pa, Ma untuk kamusnya.''
''Ajarin Bibi bahasa Inggris ya Dek,'' Bibi pun ikut berbicara sambil meletakkan gelas minuman untuk mereka.
''Siiiiiipppppp, Bibi.''
Oci tersenyum bahagia memiliki kamus ajaib.

Tulisan ini diikutkan di lomba menulis 2011




Mengenai kamus elektronok bisa dilihat di Kamus Elektronik

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Di Pertengahan Malam

aku bukanlah wanita itu yang berada dekat dihatimu. Perlahan ku sakiti dirimu. Entah....aku tak tau. Yah, engkau mungkin bosan dengan semua perkataanku. Bila itu sayang mengapa aku tak memutuskan sesuatu yang memang aku harus mengambil keputusan. Aku harus siap bila hal yang menyakitkan itu menghampiri lagi. Bagaimana dengan engkau. Jodoh ada di tangan Tuhan, bila kita berjodoh kita akan dipertemukan. Bila tidak, tak harus kita saling mendendam.
Seruanmu selalu memenggilku, menyeruku dan menyeruku untuk dekat. Aku menangis bila mengingatnya. Tentang kau dan juga aku, tentang suatu hari. Aku tak bisa menahanmu, meski aku ingin.
Di pertengahan malam kugumamkan rindu. Lalu bagaimana denganmu. Engkau berkata,''biarkan kehendakku mati, biarkan diri ini hilang tak lagi satu, tak lagi dua, tak lagi min, tidak pula plus, hilang tanpa bekas... hilang.. lenyap dlm kepasrahan tanpa kemauan. ''

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sakura Berguguran

Kui lho pepilinge soko Gusti Ingkang Murbeng Dumadi kanggo negoro Jepang, sing wes akeh nyebar angkara kanggo calon penerus bangsa. Video porno asli gaweane Jepang wes nyebar luas, ngebegi utekke remaja. Ora mung kui film kartun seng di delok bocah-bocah kae, yo ana unsur seng ora sesuai kangge bocah. Lha nek Doraemon kae yo apik. Oh iyo ono maneh artis seng kondang neng Indonesia bukan kondang merga pintere, kondange mergo ayu lan sexy. Ah.. tapi aku ora eleng jenenge sapa.
Waniku ngomong gawe basa Jawa, wedi mengko nek ditembak karo wong Jepang.

Melihat musibah yang terjadi, seperti kiamat. Ya, seperti itulah gambarannya bahkan melebihi dari yang terjadi di Jepang. Sedih, tapi mengapa harus sedih? Bukankah itu bukan negara kita?. Bagiku kesedihbanyan bukan karena runtuhnya separuh negara tersebut, sedihnya karena banyaknya pemuda-pemudi Indonesia yang disana. Pelajar dan TKI. Bagaimana keadaan mereka sampai saat ini belum diketahui secara pasti.

Gempa berkekuatan 8,9 SR mengguncang dan tsunami menghantam, menghancurkan separuh negeri itu. Musibah terbesar yang terjadi di 2011. Tapi ini bukan kekawatiran yang berarti, negri itu negri yang besar hanya membutuhkan waktu yang hanya sekejab untuk bangkit kembali.

Fenomena Alam yang terjadi ini banyak mendatangkan ramalan-ramalan. Termasuk menyamakan hari tanggal dan bulan. Sehingga sebuah pendapat tentang kiamat di tanggal 2, bulan 2, 2012 mungkin benar terjadi. Wallahua'lam.

Semakin dekatkan diri kita pada Illahi dengan memperbanyak amal, terus menuju kebaikan hindarkan diri dari keburukan sikap dan sifat. Sungguh musibah bisa datang kapan saja. Semoga Allah selalu menjaga kita, melindungi kita, sebaliknya tingkatkan ibadah kita.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bangganya Aku

reog ponorogo

Bangga menjadi putri Reog.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pinky Winter

Ada tulisan beberapa hari yang lalu, udah ditulis lupa nggak dipisting. So, posting aja ah.

Setelah 5 hari tinggal di rumah Kakek untuk menemani beliau yang baru pulang dari rumah sakit, pagi ini aku harus pulang ke rumah Mrs. Wong. Aku pulang bukan karena Kakek sudah sembuh, tapi semalam Kakek dibawa ke dokter karena batuknya. Ternyata dokter memberikan rujukan ke rumah sakit. Kasihan Kakek, menderita. Beliau selalu berdoa untuk kematiannya, beliau menginginkan mati dari pada sakit yang dirasakannya. Beliau mengerti sedikit bahasa Indonesia, ''Mati is better.'' itulah kalimat ya dia ucapkan, yang artinya 'mati lebih baik' sambil meletakkan tangan di depan dadanya.

Pagi ini, pagiiiii sekali aku meninggalkan rumah Kakek. Udara segar pegunungan membuat mataku yang tadinya mengantuk karena berhari-hari tak cukup tidur, terbuka sempurna. Kulangkahkan kaki meninggalkan Aegent Coast, menapaki jalanan menuju 'bus stop'. Di pinggiran jalan nampak beberapa wanita yang mengedarkan koran. Koran-koran tersebut bukan untuk dijual, tapi untuk dibagikan. Jaket yang ku pakai tidak terlalu tebal supaya gerakkanku tak terhambat dan juga karena barang bawaanku banyak sekali. Perengkapan yang akan dibawa ke rumahsakit, semua ada di tas punggungku. Beraaaat banget, sementara aku mulai merasa kedinginan. Tak ada syal, jaket saja belum mampu mengurangi dingin. Kupanjangkan lengan t-shirt, nah lumayan tangan nggak keliatan jadi anget.
Setelah nyampe dirumah capeknya bertambah capek. Rumah berantakan. Haaaaaahhhhh...........capeeeeeekkkk. Dah mata nggak tidur berhari-hari eh tetap gak istirahat. Semoga saja nggak sakit.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tergenggam Sunyi

ditanganku, tlah tergenggam sunyi.

bolehkah aku menjerit?

agar sunyi yang tergenggam semakin remuk, tak berbentuk.

lalu, kubasuh tanganku hingga sunyi sirna.

hanya ada riuh riang yang berdendang

dan sudut bibir yang mengembang


* tentang sepi hari ini- Aurora

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Winter dan Pagiku

Gantungkan asa
pada tinggi langitNya
selamat pagi!

Pagi yang indah, beriring syukur Alhamdulillah. Jum'at semoga penuh rakhmat dari Allah. Amin,
ada bait syair diatas, susunannya sih kayak Haiku, tapi nggak tau bener pa salah ya? Hmm nggak ada guru buat ngajarin, jadi asal aja and semoga bener.

Masih dengan pagi dibulan January dan juga di musim dingin. Winter! Brrrr dingiiiiiiiinnn. Masih dengan baju ala astronot, masih juga dengan luka yang mendera sekujur tubuhku. Jari tangan dan kaki yang tiap hari terkoyak*maksudnya pecah.*meskipun telah dilumuri minyak terampuh. Bibir imutku yang seperti habis dicium buaya hingga retak*beuh*, badanku ngilu seperti habis makan asam sekuintal*alamaaaaaakkkk...saat suhu 5 derajat celcius,tulangku seperti tak berbentuk*.
ehh ada tambahan, winter masih dengan bacaan ''Laskar Pelangi'', sudah liat filmnya, tapi ingin melihat cara Andrea Hirata. Uhh ringan banget cara penulisannya. Masih ada lagi, yaitu menulis kisah seorang kawan yang telah terjerumus kejurang gelap sekalian membimbingnya untuk dekat padaNya. Amin

Hari jum'at, the sun was shine. Tak seperti hari kemarin, gelap gulita karena mentari gak mau nongol. Dan hari ini angeeeet banget.

Ok. Time to working now*with nice smilley.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Merenung

Lama banget saya nggak ngeblog, sampe lupa nggakngucapin happy new year.
HAPPY NEW YEAR

telat deh lo! Gak pa-pa'deh'meskipun telat, yang penting dengan semangat baru melanjutkan perjuangan. MERDEKAA!!!!!!!!..jadi kaya perang aja.
Kesibukan akhir-akhir ini seakan menelanku mentah-mentah. Selain sibuk, ada alasan lagi karena kekecewaan. Make me down!! So sad. Kecewa karena ngikut event lomba di Facebook tapi tetep aja lum beruntung. Kecewa juga waktu lamaran kerja sambilan ditolak. ''Iyuuuuutt, apakah kamu terlalu bodohhh?'', inilah kegagalanku mengusir kesedihan karena kekalahan-kekalahan, memaki diriku sendiri. Uhh buruk banget.

Tak boleh patah semangat!!!! Maju terus pantang mundur!!! Terus berusaha, belajar!!!!!belajar!!!!

Saat ini, malam ini, malem jum'at,,,,hiiiiiiihhh kok bayangin yang seraaam. Lanjut cerita, tentang kesedihan. Merasakan rindu telah berhasil membuat air mataku luruh. Hatiku seperti lebam, sakiiiit, hikkzzz pengen nangis* uh ni aer mataku gak bisa diajak kompromo, bercucuran karena laper* hikz hikzz.

Jangan cengeeeeeengg!!!!!!!memalukan!!
Karena aku adalah manusia, jadi wajar kalo menangis.

Dah ah nuulisnya, hiks lanjut nangis ah.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Senyuman Beriring Air Mata

Seharusnya tak terkurung, biarkan ia terbang bebas dari dahan ke dahan, seperti dulu. Ceria, ringan sayap-sayapnya melukis diantara mega-mega. Merajut cinta hanya pada Sang Pemilik. tersendat, tersayat, dan keluhnya, peluhnya, bening mutiara, ingin ditanamnya di palung terdalam.

Senyum yang selalu ada sia-sia belaka.

“Ra,apa lagi yang kamu pikirkan??”tanyaku terbentur dengan tangis.
“Ini sudah biasa ,tapi jangan lebih sakit dari apa yang pernah kurasa, ” jawabnya begitu tegar padahal kudengar gemuruh menggelegar
“Samar, benar-benar samar?” tanyaku lagi selagi hati masih ingin berbagi.
“Iya, lengkung bibirku dirundung kelu bila dipaksa tuk tersenyum.”katanya seraya menciptakan lengkung indah di wajahnya.
“Ra, perjalanan kita masih panjang, dan kita bukan satu-satunya pejalan dijalan ini ”
“Kamu benar lagi, aku yang kesatu ataupun aku yang kedua rasanya sama saja. Tujuan kita
pun satu. Ya udah!” dihembuskan nafasnya dan dipungutinya mutiara-mutiara bening itu, hingga lelap hanya terdengar suara dari mimpi-mimpinya.

Debur ombak pantai membangunkannya pagi ini. Aroma Subuh menyejukkan, mengembalikan apa yang terkikis semalam. Meski warna itu masih melarangnya bertemu kekasih. Diutarakannya do'a dalam hatinya. Biar pendar cahaya itu tak hilang.

“Aku ingin menyerah saja.” katanya. Ini yang membuat ku terkadang membencinya sosok yang lemah! Rapuh!.

Kantung mata yang tebal semakin menebal. Ia berjalan menunduk merasakan risih pada terkaan-terkaan mata yang melihatnya.
“Biarlah hari kemarin muram, tapi hari ini semoga senyum kulihat di wajahmu.”ini kata yang diucapkan kekasihnya
“Impian kita, yaa..aku takkan menyerah sayang, akan aku lalui. sebanyak itu senyuman pun teriring dengan tangisan.”

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Malamku

Semaleman aku terjaga
Sesudah lelapku dalam buain malah
Ku mencarimu disudut mimpiku
Namun tak bisa ku menemukanmu

Malamku tertinggaal tanpa sepatah katamu
Malamku menjadi gulita tanpa nasehatmu
Malamku sepi tanpa pertanyaanmu
Dan malamku sepi teramat sepi


Dipenghujung malam mata tetap berkelana
Lantunan melodi indahmu tetap menjagaku dari mimpì dan cemburuku tercipta
Pagi datang dengan tatap matanya yang tak tega
Dan menuntunku terlelap dengan pelukannya sejuknya


T

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kaca Mata

Pada riuhnya siang di negeri asing ini. Diantara ribuan wajah-wajah asing, wajahmu masih saja anggun seperti dulu, saat pertama kali kau injakkan kakimu disini. Tiba-tiba kau dengan pertanyaanmu, yang sama seperti dulu padahal sekian waktu sudah berlalu. Lagi-lagi sebuah dompet tanyamu sekaligus tawamu. Untuk sebiji koin agar tak tercecer kataku. Aku pun tak mau kalah untuk tidak melemparimu dengan tanya. mataku menyipit, menemukan kaca mata hitam digenggaman tanganmu. Mata beningmu seperti telaga, lentik yang memagar indah matamu, mengapa kau tutupi, tanyaku padamu dan aku menunggu jawabmu. Dahimu mengernyit kulihat dan kucoba menghitung garis-garisnya. Biar mereka tidak bisa berenang dikedalaman hatiku, mencari dan menemukan jawaban pertanyaan-pertanyaan yang aku tak bisa menjawabnya, dan juga kutipu mataku agar tak nampak keriput pada kulitku dan seolah aku adalah seorang bayi. Jawaban menenggelamkanmu disenja yang menua.

Ikutlah aku suatu saat nanti, tapi kau menggelengkan kepala. Iya, aku tau kita sama datang ketempat ini, pijakan kita pun sama, yang menciptakan kita pun sama, dan untuk pergi kita tak pernah tau, seperti pagi itu pak tua menyeduh kopi didapurnya, tapi saat senja dapur kosong tanpa paktua dan secawan kopi, seterusnya dia telah pergi. Seperti senja kemarin bayi tetangga dengan lahap menyedot air susu dari ibunya dan tadi pagi ibunya menjadi gadis lagi.

Kali ini malam melelapkanmu dan jejak kakiku meninggalkan senyum bangkubangku kosong aroma pantai yang terus menyeruku kembali. Akan kujumpai engkau esok kataku berbisik.


Wìsma Kata Aurora

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Selembar Kenang

Selembar kenang
Dibuku perjalanan
Segurat rindu

Cahaya pagi
Kemerduan menari
Merambah hati

Memetik embun
Menjajakan senyuman
Dicadas keras



Menghapus peluh
Pada senja yang lusuh
Rindu berlabuh

Malam bertandang
Rebah memeluk bintang
Mìmpipun datang


*Pengen bisa Haiku, tapi asal ni.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Wisma Kata

Wisma Kata



Mentari beranjak keperaduannya, disambut semburat jingga yang terbentang dikanvas langit.Gumpalan gumpalan awan seperti kapas tersebar diseluruh permukaan langit, tak lepas rasanya mengagumi karya indah Sang Maha Agung. Senja masih sama, membawa warna menjadi pelangi yang menemani seorang gadis dan seorang pemuda dalam kesendiriannya.

Kilau magis senja tiba-tiba hadir menggamit tangan keduanya. Tatap mata pun menyatukannya pada indah senja di wisma tak berpintu.

“Aku hamil!” kata gadis itu dengan tatap manja. Ia mencoba menyembunyikan wajahnya yang nampak bersemu merah.“Kamu harus bertanggung jawab, sayang” katanya lagi seraya memandang wajah kekasih dihadapannya.

Masih saja hening, sementara sang bayu begitu sibuknyabercumbu dengan tirai-tirai yang menjuntai.

“Tapii..sayang,” kekasihnya menjawab lirih, tapi jawaban belum jelas. Ia mulai jengah dengan sang bayu yang jugamenggodanya, membuat dingin kulit dan tangannya.

“Tapi kenapa, sayang?” tanya si gadis

“Dengan jarak yang kesekian ribu, mana mungkin aku.... ”

“Iya. kita tak pernah bertemu muka aku tahu. Tapi aku bener-benar sedang hamil dan itu karenamu...” tukas gadis itu sebelum kekasihnya menyelesaikan kata-katanya.

“ Tapi...” jawab kekasihnya terpatah, fikirannya pun kian kalut. “ baiklah. Apa yang terjadi, aku akan bertanggung jawab, sayangku ” jawabnya seraya melemparkan senyum kecut pada gadisnya.

Terlihat rona kemerahan bersemu bahagia diwajah si gadis. Kemudian ia berkata: “Sayang, rasamu menghamiliku, sehingga janin tumbuh subur dalam rahim rasaku, dan pada akhirnya lahirlah bermacam rasa: manis, pahit, sedih, bahagia, begitu sempurna. Begitu besar debur ombak, begitu berdesir padang pasir, dalam dada kita ada hasrat yang begitu membara, ingin memiliki untuk selamanya, engkaulah harapanku dan tujuan pelabuhan hatiku”Pandang wajah bertemu dalam hayal, senyum manis dari dua insan berlainan jenis semakin merekah, merekah hingga membuncah meledakkan bunga-bunga bahagia diwajah mereka berdua.

“ ha,,ha,,ha,,” sejoli itupun tertawa lepas.

“ Sayang, kamu buat suasana sungguh mengerikan. Aku seolah terpidana yang siap untuk digantung. ”

perlahan namun pasti mereka berdua berpeluk, dekapan semakin erat, tergenggam jemari hati. Tak terasa air mata menetes, membasahi cinta mereka berdua.

“ Besok aku datang melamarmu.” Ujar lelaki itu tersenyum sambil melipat-lipat jarak hingga bentangan itu tak lagi ada.



The End

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sekeranjang Kata Untukmu, Elja (ELJA 2)

Melati

Putih yang terjaga tidak terjamah kata
Hingga jarak pun memisahkan
Meneteskan butiran embun
Melati disini tetap setia setia menjalani hari
Memberi harumnya pada sang bayu
Kuncup terakhir
Sisakan harum sendu
Direbahkanya anggun tubuhnya
Menjadi taburan kehilangan
Pada hamparan tanah yang menjadi kuburnya
Kasih dari rinai hujan menjadi kawannya
Melati,
'setiaku menatap langit, menyeduh embun, melukis jingga pada senja yang berlalu, terimakasih untuk putih yang kau jaga'


Wampoa Garden
Under the tree, 'i'll never asking you, where you go. I just want you to know that i will waiting for you'
'you no need to wait for me, be happy with ur love' he said

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

MERDEKAAA !!

Lima menit saja rasanya lega.
Berteriak :
MERDEKAAAAA!!
MERDEKAAAAA!!
Lima menit sesudahnya aku teriakkan MERDEKA!.
Setelah semua kewajiban terlaksana.
Inilah indah dari merdeka.
Merasakan kesejukan yang sebenarnya.

Lima menit saja aku merdeka.
Terbebas dari belenggu dunia.
Menenggelamkan diriku dalam lautan kasih-Nya.
Bersujud memohon petunjuk dan ridho-Nya.


Bilik Rantau Aurora

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Gema Takbir

Allahu akbar
Allahu akbar
Allahu akbar
Laa illaha ilallohu allahu akbar
Allahu akbar walillhilham

Gema takbir menyibak tabir
menggetarkan gedung pencakar langit
Semilir angin sejuk mengalir
Meneteskan tangis para pejuang negeri

Pada ruang sepetak, terisak
Tumpahruah rindu tercurah
Pada yang esa berserah

Dekap rindu yang diseberang
Memohon maaf untuk kekhilafan
mengalir cerita tak berkesudahan

merangkai harap dimasa datang
Tangan berjabat saling berpelukan
Tiap harap untuk dicatat
Melukis biru disenja lewat



Wisma Rantau Aurora

Saat kumandang takbir di Victoria Park, Hongkong.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sendy n Vivi family

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Dibalik Hari Indah Itu

Alhamdulillah Hari Raya Idul Fitri datang lagi.

Ternyata enggak terasa sudah sebulan berpuasa. Rasanya seperti baru kemarin mulai puasanya, eh besok udah lebaran. Huaaa kangen rumah.

Eh iya belum nulis juga tentang perjalanan puasa kali ini. Ramadhan kemarin jelas berbeda dengan Ramadhan, berbedanya cuma terletak pada suasana aja. Seneng, susah panaaas pada suhu 30℃→lebih.

Mengekang hawa nafsu, mengekang emosi yang meluap-luap*kaya kali kapuas hehe*
Bekerja sebagai pekerja rumah tangga, sudah pasti lebih banyak mengeluarkan tenaga dan juga emosì yang luar biasa*kaya gunung berapi*

Seperti tahun yang lalu, sebelum melaksanakan puasa Ramadhan, aku pasti mengajukan Mengajukan proposal dulu*maksudnya izin.com*
"Mom, next month i am not eat like last year" tanyaku. Ini sich bukan permohonan tapi pemberitahuan. Masih saja harus jelasin panjang lebar seperti tahun lalu. Uch gak paham2, tapi ya maklum mereka orang atheis.
"apakah hari ini kamu tidak makan?" ini pertanyaan mami seminggu menjelang ramadhan. Setiap hari dia tanya, padahal masih lama.

"you too much believe" kata si bos. Inilah, meskipun aku jelasin lagi tetap mereka g paham. Tapi sedikit aku tetap harus menjelaskan.
"tidak semua orang Indonesia melakukan puasa seperti kamu." katanya lagi.
"mungkin saja mereka bukan orang muslim" jawabku.
"o, tapi yang kerja di celya dan Iris orang Indonesia, Moslem juga, tapi mereka makan, bahkan makan babi, itulah alasanku mengapa kukatakan kamu terlalu percaya" kata si bos lagi.
"hmm..sama saja kok mbok sama orang Hongkong, ada yang menganut ajaran Yang berbeda-beda" jawaban terakirku.

Hmmm genap sudah sebulan Ramadhan dan hari raya pun datang. Kebetulan sekali hari raya kali ini tidak dihari liburku, tapi ku ajukan proposal lagi untuk bisa mengikuti sholat ied di Causewe bay dan Alhamdulillah disetujui. Masih tetap dengan pertanyaan dan pernyataan.

Ah sekian

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Cukupkah Bekal?

Renungkan!!renungkan!!
usia semakin berkurang
Hidup sekian lama dijalani
Cukupkah bekal?
Cukupkah?
Kalo belum ya cepet nyari
Bukan harta benda
Tapi amal kita



Renungkan! hmmm..kapaaann ya rabi :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS