Sederhana dalam bersikap, kaya dalam berkarya
RSS

Pinky Winter

Ada tulisan beberapa hari yang lalu, udah ditulis lupa nggak dipisting. So, posting aja ah.

Setelah 5 hari tinggal di rumah Kakek untuk menemani beliau yang baru pulang dari rumah sakit, pagi ini aku harus pulang ke rumah Mrs. Wong. Aku pulang bukan karena Kakek sudah sembuh, tapi semalam Kakek dibawa ke dokter karena batuknya. Ternyata dokter memberikan rujukan ke rumah sakit. Kasihan Kakek, menderita. Beliau selalu berdoa untuk kematiannya, beliau menginginkan mati dari pada sakit yang dirasakannya. Beliau mengerti sedikit bahasa Indonesia, ''Mati is better.'' itulah kalimat ya dia ucapkan, yang artinya 'mati lebih baik' sambil meletakkan tangan di depan dadanya.

Pagi ini, pagiiiii sekali aku meninggalkan rumah Kakek. Udara segar pegunungan membuat mataku yang tadinya mengantuk karena berhari-hari tak cukup tidur, terbuka sempurna. Kulangkahkan kaki meninggalkan Aegent Coast, menapaki jalanan menuju 'bus stop'. Di pinggiran jalan nampak beberapa wanita yang mengedarkan koran. Koran-koran tersebut bukan untuk dijual, tapi untuk dibagikan. Jaket yang ku pakai tidak terlalu tebal supaya gerakkanku tak terhambat dan juga karena barang bawaanku banyak sekali. Perengkapan yang akan dibawa ke rumahsakit, semua ada di tas punggungku. Beraaaat banget, sementara aku mulai merasa kedinginan. Tak ada syal, jaket saja belum mampu mengurangi dingin. Kupanjangkan lengan t-shirt, nah lumayan tangan nggak keliatan jadi anget.
Setelah nyampe dirumah capeknya bertambah capek. Rumah berantakan. Haaaaaahhhhh...........capeeeeeekkkk. Dah mata nggak tidur berhari-hari eh tetap gak istirahat. Semoga saja nggak sakit.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

1 komentar:

Bersembunyi Dalam Kata mengatakan...

Salam kenal Mbak, sy pendatang baru di dunia blogger hehehhe

Posting Komentar

terimakasih telah berkunjung diblog saya,alangkah baiknya jika anda meninggalkan sepatah kata